Senin, Mei 28, 2007
.a.r.i.f.
Nyomot dari sebuah milis:

"Kearifan berasal dari kata arab arofa- ma'rifat-arifin-ma'ruf yang mengandung arti bukan hanya tahu tapi juga mengenal.

Orang arif bukan hanya tahu masalah, tetapi juga mengenali karakteristik masalah, sehingga problem solving dengan pendekatan kearifan melahirkan penyelesaikan yang tuntas, bisa dipahami oleh semua pihak, bukan hanya logis.

Hal-hal yang logis sering tidak bisa difahami oleh pihak yang kalah. Orang arif sering sengaja mengalah demi memperoleh kemenangan yang sesungguhnya, bukan kemenangan yang formal."

Hmm... jadi contohnya seorang system analyst yang lagi ngerjain maintenance sistem, harus arif biar problem yang timbul bisa diselesaikan dengan baik, sebisa mungkin mengalah pada klien (dan tentunya sama rekan2 kerjanya dong) trus mencoba mengatasi problem itu sampe tuntas.
Alamat sang system analyst kerja lembur ngerjain maintenance nih >:)

Ato, seorang programmer yang sedang melakukan unit testing, harus arif biar programnya bisa sesuai dengan spek, ga peduli si programmer pengen programnya bisa aneh2 dan lebih keren.
Prinsip minimalitas yang indah :-x .. tapi sayangnya dibenci oleh sang_tenaga_ahli [-(

-entah kenapa jadi geli sendiri-

Label:

 
posted by Si Melon at 10:19 AM | Permalink |


2 Comments:


  • At 2:19 PM, Blogger eni.rahmayanti

    ajarkan beliau ttg kearifan. definiskan versi kearifan tenaga ahli >:D

    "-entah kenapa jadi geli sendiri-" (what, you're doing mon*play?haha, weks)

     
  • At 5:09 PM, Blogger Si Melon

    sayangnya dia tidak bisa mengubah pola pikir & pola tindaknya..
    hanya psikiater, psikolog, atau orang khusus yang terpilih oleh-Nya yang bisa mengubah dia..

    btw, apa itu mon*play?